"BERBINCANG DENGAN SUNYI MALAM"


Dahulu Simbok sering mengajak aku
berbincang dengan sunyi malam
selagi mendung tak menutupi awan
Di bawah rindang daun jambu batu
kami biasa duduk di atas lincak bambu
memandangi cahaya bintangbintang

"Jangan pernah engkau memanah bintang,
hanya karena keinginan hatimu melebihi luas angkasa"

Simbok juga sering mengajak aku
berbincang denga sunyi malam
saat hujan hadir dari balik jendela
Di bawah redup nyala lampu teplok
kami rasakan udara teramat dingin
masuk dari celah bilik bambu

"Janganlah engkau salahkan hujan,
hanya karena harapan hatimu tak menemukan jalan"

Tanpa ditemani Simbok,
aku tetap suka berbincang dengan sunyi malam
selepas anakanak dan istriku terlelap
Dan di angkasa yang cerah atau pun kelam,
segala keinginan dan harapan hati
aku dapati telah menjadi rahasia kenyataan


(yogyakarta, mei 2011)
:: dharmo-gandoel ::

0 komentar:

 
Template by Asker Akbar | Powered by Blogger and Rahatewing |

Copyright © 2011 Gallery Sajak Si Kecil - "Dharmo Gandoel" |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.